Twitter response:

Month: May 2017

Thinking Outside the Box
Thinking Outside the Box

Pernahkah kalian mendengar frase “thinking outside the box”?

Frase dalam bahasa Inggris ini dapat dimaknai “berpikir secara kreatif”. Asal-usul frase ini masih menjadi perdebatan, namun frase ini terkait dengan teka-teki topografis, “nine dots puzzle”. John Adair menyatakan sebagai penggagas teka-teki ini pada tahun 1969, namun sebenarnya “Nine Dots Puzzle” sudah muncul jauh sebelum itu.
Nah, apakah kalian tahu apa isi teka-tekinya?
Jika kalian memperhatikan gambar berikut, ada sebuah gambar berisi 9 titik. Teka-teki “Nine Dots Puzzle” meminta kalian untuk menghubungkan sembilan titik tersebut dengan 4 buah garis, dan kalian tidak boleh memutus garis selama menghubungkan titik-titik tersebut. Dengan kata lain, keempat garis penghubung itu harus digambar dalam satu kali tarikan.
Sebenarnya teka-teki ini cukup mudah untuk dipecahkan, dengan cara menarik garis hingga melewati titik-titik luar. Namun kebanyakan orang terpaku bahwa mereka tidak boleh melebihi ‘batas’, melewati ‘wilayah yang ditandai titik’. Batas inilah yang disebut “box” atau “kotak”. Kotak yang membatasi pikiran kita.
Nah, bagaimana cara Kalian memecahkan teka-teki ini?

Kodomo no Hi
Kodomo no Hi

Selamat siang!

Baru-baru ini, orang Jepang merayakan Hari Anak (Kodomo no Hi) pada tanggal 5 Mei.
Kodomo no Hi dirayakan sebagai bentuk penghargaan akan sifat dan kepribadian anak-anak, pentingnya kebahagiaan anak, serta bentuk ekspresi terima kasih kepada orang tua.
Pada awalnya, Kodomo no Hi secara spesifik ditujukan bagi anak laki-laki, sementara perayaan untuk anak perempuan diadakan pada 3 Maret. Namun saat ini, pemerintah Jepang menetapkan bahwa Kodomo no Hi merupakan hari perayaan bagi semua anak-anak.
Pada saat Kodomo no Hi, banyak keluarga Jepang yang memajang hiasan berbentuk ikan koi. Menurut legenda, ikan koi yang berhasil berenang melawan arus hingga ke hilir sungai akan berubah menjadi naga. Ini merupakan simbol sekaligus doa agar anak-anak bisa tumbuh menjadi manusia yang berani dan tidak takut akan tantangan.
Salah satu hal penting yang harus dimiliki anak demi masa depan cerah ialah pendidikan. Nah, bagi anak-anak yang masih takut dan tidak suka terhadap pelajaran, terutama Matematika, Risshikan memiliki program Japan Method, yaitu program belajar Matematika dengan metode dari Jepang, yang akan membuat anak menjadi suka Matematika.
Matematika yang merupakan salah satu ilmu pengetahuan dasar memang penting untuk dikuasai anak sejak dini.
Jika Anda tertarik dengan program kami, silakan menghubungi kami melalui media yang tersedia