Twitter response:

Month: June 2017

Golongan Darah
Golongan Darah

Selamat siang, Semuanya!
Apakah kalian pernah mendengar istilah “Golongan Darah”?
Apa itu “Golongan Darah”?
Siapa penemu “Golongan Darah”?
Jadi apa itu “Golongan Darah”?

Sistem golongan darah ialah sistem pembagian darah berdasarkan antibodi dan antigen yang terkandung di dalamnya.
Tersebutlah seorang ahli biologi dan fisiologi bernama Karl Landsteiner. Landsteiner yang lahir di Wina, 14 Juni 1868. Semasa hidupnya, Landsteiner berhasil melakukan beberapa penemuan penting yang sangat bermanfaat bagi kita. Salah satu penemuannya yang terpenting ialah penemuan mengenai aglutinin dan faktor Rhesus (Rh) yang kemudian menggolongkan darah menjadi empat golongan besar, yaitu golongan darah A, B, O, dan AB pada tahun 1909. Penemuan besar ini kemudian menjadikan proses transfusi darah dapat dilakukan dengan aman sehingga banyak orang yang dapat terselamatkan.
Selain golongan darah, Landsteiner bersama Constantin Levaditi dan Erwin Popper menemukan virus Polio pada tahun 1911.
Berkat penemuan dan dedikasinya terhadap ilmu Fisiologi, Karl Landsteiner memperoleh penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1931.

Nah, kira-kira, apa golongan darah Kalian?
Sembari bertanya kepada orangtua, sampaikan juga ya bahwa promo harga spesial Risshikan Mathematics diperpanjang hingga bulan Juni, lho!

Bilangan Fibonacci
Bilangan Fibonacci

Selamat sore, Semuanya!
Bagaimana akhir pekan Kalian? Semoga menyenangkan ya!

Untuk sedikit menyegarkan ingatan kalian, coba jawab pertanyaan ini!
Berapakah:
0+1 ?
1+1 ?
1+2 ?
Tentunya Kalian bisa menjawab pertanyaan di atas dengan mudah ya?
Masing-masing ialah 1, 2, dan 3. Nah, apakah Kalian menyadari sesuatu? Memang jawaban dari pertanyaan tersebut berurutan, tetapi apakah Kalian tersebut juga menyadari bahwa jawaban dari pertanyaan sebelumnya menjadi bagian dari pertanyaan soal berikutnya?

Nah, sore ini Sensei ingin bercerita sedikit mengenai bilangan Fibonacci (FIbonacchi Numbers).
Apa itu bilangan Fibonacci? Bilangan Fibonacci adalah deret bilangan berulang yang tersusun dari penjumlahan 2 bilangan sebelumnya.
Rangkaian pertama bilangan Fibonacci ialah: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, ….
Ada juga yang mengawali deretan ini dari 0.
Nah, deretan angka ini dipopulerkan oleh Leonardo de Pisa, seorang matematikawan asal Italia pada tahun 1202. Ia disebut juga Fibonacci yang merupakan singkatan dari ‘filius Bonacci’ (‘Putra dari Bonacci’). Fibonacci menuliskannya dalam buku berjudul Liber Abacci, namun sebenarnya deretan bilangan ini sudah ada dalam matematika India.
Bilangan Fibonacci merupakan salah satu penemuan terbesar dalam Matematika dan memiliki peran penting tidak hanya dalam bidang Matematika saja, tetapi juga dalam bidang Komputer untuk penulisan bahasa pemrograman. Bilangan Fibonacci juga dapat ditemukan di alam, melalui jumlah cabang pohon, jumlah kelopak bunga, dan lain sebagainya.

Wow, ternyata Matematika sangat dekat dengan kehidupan kita ya!
Karena itulah, belajar Matematika sangat penting.
Di Risshikan, kita bisa belajar Matematika dengan menyenangkan, dan menjadi menyukai Matematika.
Ditambah lagi, promo harga spesial Risshikan Mathematics diperpanjang lho~

Gemini IV
Gemini IV

Kita sudah memasuki pertengahan tahun. Bagaimana kabar kalian?
Tahukah Kalian, bahwa Juni 1965 silam, Amerika Serikat meluncurkan pesawat ulang alik ke luar angkasa? Apa yang istimewa dari peluncuran ini? Pada 3 Juni 1965 silam, NASA meluncurkan pesawat mereka yang bernama Gemini IV ke luar angkasa, dengan membawa 2 orang awak, yaitu astronot James McDivitt dan Edward H. White. Pesawat ini mengelilingi bumi sebanyak 66 kali dalam 4 hari.
Keistimewaan dari peluncuran ini ialah pertama kalinya astronot Amerika melakukan aktivitas di luar pesawat, yaitu spacewalk. Melayang-layang di angkasa selama 20 menit, tentunya dengan mengenakan peralatan pengaman.
Sebenarnya, proyek peluncuran Gemini IV ini pada awalnya bertujuan untuk bertemu dengan satelit Titan, namun karena terganjal masalah teknis dan navigasi, McDivitt memutuskan untuk memenuhi target berikutnya, yaitu Extravehicular Activity (EVA). White memenuhi target dengan melakukan space walk selama 20 menit.

Selain itu, penerbangan ini juga memberikan kesempatan untuk menguji penggunaan sextant dalam navigasi luar angkasa. Sextant dapat dipahami sebagai alat penunjuk arah yang mengukur sudut di antara dua objek. Sextant ini utamanya digunakan untuk mengukur sudut antara objek luar angkasa dengan cakrawala. Hasil pengukuran dari sextant ini dapat digunakan untuk menghitung posisi. Misalnya posisi matahari ketika siang.
Gemini IV kembali ke bumi pada 7 Juni 1965. Meskipun pada prosesnya mereka sempat terkendala masalah komptuer yang error, mereka berhasil mendarat dengan selamat di bumi. Pendaratan mereka meleset sekitar 80 km dari titik pendaratan tujuan, namun mereka segera ditolong oleh kapal USS Wasp.
Penerbangan Gemini IV dan aktivitas mereka kemudian diperingati dalam bentuk peluncuran perangko pada tahun 1967.
Nah, Kalian tentunya juga ingin kan bisa seperti astronot McDivitt dan White, bisa berjalan-jalan di angkasa.
Kalian bisa mewujudkan mimpi tersebut, salah satunya diawali dengan belajar rajin, terutama bidang matematika.
Tidak suka matematika? Tenang saja, Sensei bisa membantu 🙂

Di Risshikan, kita akan bersama-sama belajar Matematika dengan menggunakan metode Jepang. Dengan menggunakan metode ini, Kalian akan dipermudah memahami matematika sehingga Kalian bisa menjadi menyukai matematika!
Tambahan, promo harga spesial Risshikan masih diperpanjang hingga bulan Juni, lho!
Segera mendaftar ya~