Twitter response:

Month: July 2017

Matematika itu Penting!
Matematika itu Penting!

Selamat siang, Semuanya!

Bagaimana hari-hari pertama kembali ke sekolah? Sudah mulai banyak PR dan tes? Di antara bermacam-macam mata pelajaran, siapa di antara kalian yang kesulitan dan benci matematika? Padahal matematika itu sangat penting lho dalam kehidupan kita!
Matematika berasal dari bahasa Yunani máthēma (μάθημα) yang berarti ‘pengetahuan’, ‘belajar’, ‘mengetahui’, ‘sesuatu yang dipelajari’ . Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan dasar yang harus kita kuasai. Misalnya kaliah membeli makanan di kantin, supaya kalian tidak tertipu oleh penjual, kalian harus bisa menghitung selisih antara uang yang kalian miliki dan harga makanan yang dijual. Lalu, tahukah kalian bahwa internet merupakan salah satu hasil dari penggunaan matematika?
Media sosial, blog, situs berita yang selama ini kita nikmati merupakan bentuk penerapan dari matematika yang selama ini kalian takuti.

Nah, bagi kalian yang masih benci dan kesulitan dengan matematika, Risshikan memiliki solusi!
Di Risshikan, kalian akan belajar matematika dengan menggunakan metode Jepang yang inovatif dan menyenangkan!
Ditambah lagi, dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Risshikan ada promo “Back to School’, yaitu promo biaya kursus hanya Rp 250.000,00 saja! Bahkan masih ada diskon lain yang menanti kalian!
Tunggu apa lagi? Segera datang kemari ya!

Asal Mula Rasa Enak
Asal Mula Rasa Enak

Selamat malam, Semuanya!

Ketika kalian makan, pernahkah kalian bertanya-tanya, dari manakah rasa “enak” yang dirasakan lidah itu datang?
Tersebutlah seorang ahli kimia asal Jepang bernama Ikeda Kikunae. Pada suatu hari, ia merasa janggal akan sup yang sedang diminumnya. Ia merasa supnya tersebut terasa lebih enak daripada biasanya. Ia mengaduk-aduk sup tersebut, lalu menemukan konbu (semacam rumput laut). Dari sanalah ia curiga bahwa konbu merupakan penyebab rasa supnya menjadi lebih enak.
Di kemudian hari, Ikeda berhasil mematenkan penemuannya akan asam glutamat dan monosodium glutamat yang kini kerap digunakan sebagai penyedap rasa dalam masakan. Saat itu sudah dikenal bahwa indera perasa manusia dapat mengenali lima rasa, yaitu: manis, asin, pedas, asam, dan pahit. Ikeda kemudian mematenkan istilah “umami”, yaitu gabungan dari kelima rasa tersebut. Umami inilah yang dihasilkan oleh monosodium glutamat.
Tidak sampai di situ, Ikeda Kikunae juga berhasil menemukan cara untuk mengekstrak umami dari bahan makanan lain seperti beras dan kacang kedelai. Ajinomoto, perusahaan pembuat penyedap terbesar didirikan berdasarkan penemuan Ikeda ini.

Saat ini, tanggal berdirinya Ajinomoto dirayakan sebagai “Hari Bumbu Penyedap Umami” atau “Umami Choumiryou no Hi”.
Hasil penemuan Ikeda yang berawal dari hal sederhana ini sangat berharga dan digunakan hingga kini.
Nah kalian pasti juga ingin menjadi orang yang pandai dan sukses seperti Ikeda Kikunae ini kan.
Sebelum belajar kimia, kalian harus menguasai matematika dulu. Masih merasa kesulitan dengan matematika? Risshikan punya metode Jepang yang bisa menjadi solusi kesulitan kalian
Ditambah lagi, saat ini Risshikan sedang ada promo Back to School lho! Biaya kursusnya menjadi Rp 250.000,00 saja dan masih ada tambahan diskon!
Segera mendaftar ya 🙂

Kubus Rubik
Kubus Rubik

Selamat malam, Semuanya!
Pernahkah kalian bermain dengan Kubus Rubik?

Bagi kalian yang belum pernah tahu, Kubus Rubik (Rubik’s Cube) ialah sebuah kubus terdiri dari enam sisi dengan warna yang berbeda-beda satu sama lain. Satu sisi itu terbagi lagi menjadi sembilan kotak yang lebih kecil. Kotak-kotak itu terhubung oleh poros di tengah. Permainan dilakukan dengan cara menyusun agar setiap sisi terdiri dari kotak dengan warna yang sama.
Nah, apakah kalian tahu dari mana asal permainan ini?
Permainan ini diciptakan oleh Ernő Rubik, seorang profesor bidang Arsitektur dari Hungaria. Permainan ini pada awalnya diciptakan oleh Rubik untuk menjawab teka-teki “Mungkinkah ia memindahkan satu bagian tanpa merusak hubungan bagian-bagian lain?”. Kubus Rubik ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1977 dengan nama “Magic’s Cube” atau ‘Kubus Ajaib’, tetapi pada tahun 1980, diluncurkan kembali dengan nama “Rubik’s Cube” atau ‘Kubus Rubik’. Hingga kini, Kubus Rubrik merupakan salah satu permainan terlaris di dunia.
Ada beberapa kompetisi terkait dengan permainan Kubus Rubrik. Salah satunya ialah kompetisi adu cepat menyusun Kubus Rubrik. Saat ini rekor penyusunan tercepat dipegang oleh Collin Burns dari Amerika Serikat yang mampu menyusun kubus dalam waktu 5.25 detik pada tahun 2015.

Tahukah kalian bahwa Kubus Rubrik ini memilik hubungan erat dengan Matematika?
Konon kubus Rubrik ini sering digunakan dalam proses pembelajaran fisika dan matematika abstrak.
Bahkan dari permainan ini, Hungaria sebagai negara asal dapat bangkit dari keterpurukan ekonomi, lho!
Tidakkah kalian ingin mencoba memainkan Kubus Rubrik ini?
Jangan lupa juga ya, kalau Risshikan Mathematics ada promo “Back to School”, kalian bisa mengikuti kursus Matematika dengan metode Jepang hanya Rp 250.000,00 saja!
Bahkan, masih ada diskon tambahan jika kalian mendaftar bersama saudara atau teman.
Kami tunggu kedatangan kalian, ya 😉

Polymath
Polymath

Selamat sore, Semuanya!
Pernahkah kalian mendengar kata “polymath”?
Apakah ada hubungannya dengan matematika (math)?

Polymath ialah sebutan bagi seseorang yang memiliki kemampuan atau ilmu pengetahuan secara mendalam di berbagai bidang. Disebut juga “universal man” dalam bahasa Inggris, sementara dalam bahasa Jepang disebut hakugakusha (博学者). Sepanjang sejarah manusia, terdapat beberapa orang yang diberi julukan polymath dan masih terkenal hingga kini.
Salah satunya ialah Leonardo da Vinci. Beliau memang dikenal sebagai pelukis Monalisa, tetapi ia juga seorang pemahat, arsitek, ahli botani, ahli anatomi. Beliau juga memiliki kemampuan dalam bidang matematika dan sastra.
Contoh polymath lain ialah Al-Biruni dari Persia. Beliau memiliki pengetahuan luas dalam bidang fisika, matematika, serta ilmu alam lainnya. Al-Biruni juga menguasai beberapa bahasa sekaligus. Antara lain Khwarezmian (bahasa kuno daerah Iran), Persia, Arab, Sansekerta, Yunani, dan lain sebagainya.
Pada masa kini, jarang sekali ada orang yang disebut “polymath”. Salah satunya ialah karena kemudahan akses akan informasi mengenai apapun.

Nah, kita tidak boleh kalah dari orang-orang zaman dahulu yang bisa menjadi polymath di kala kemajuan teknologi informasi tidak secanggih sekarang. Justru karena kita bisa mengakses segala informasi dan pengetahuan dengan mudah, kita harus menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperkaya diri kita dengan ilmu sebanyak-banyaknya.
Nah, jika kalian merasa terbentur ketika belajar, terutama ketika belajar Matematika, kalian bisa ke Risshikan! Di sini kita akan belajar matematika bersama-sama dengan cara yang menyenangkan sehingga kalian tidak merasa kesulitan lagi dengan matematika.
Menyambut tahun ajaran baru, Risshikan juga ada promo diskon harga kursus menjadi Rp 250.000,00 saja! Bahkan, ada diskon tambahan jika kalian mendaftar bersama saudara atau teman 🙂

Segera hubungi kami ya!
RISSHIKAN INDONESIA
Kursus Bahasa Jepang dan Matematika
Jl. Ngagel Jaya Selatan
Ruko RMI Blok L-34
SURABAYA
☎ 031 5015669
?0822 300 600 92
Buka
Hari Senin – Sabtu
Jam 10.00 – 19.00
Facebook :
Risshikan Seminar
Risshikan Mathematics
? www.risshikan.co.id