Twitter response:

Artikel

Gerhana Matahari
Gerhana Matahari

Selamat sore, Semuanya!

Baru-baru ini saudara kita di belahan benua Amerika dihebohkan dengan fenomena gerhana matahari.
Apa sih gerhana matahari itu?
Gerhana merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi kala objek astronomi terhalang oleh objek atau bayangan dari objek astronomis lain. Secara umum, ada dua jenis gerhana, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari. Gerhana bulan merupakan sebuah fenomena ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis sejajar sehingga menyebabkan sinar matahari yang seharusnya memancar ke bulan menjadi terhalang oleh bayangan bumi. Akibatnya, bulan yang biasanya memancarkan cahaya putih kekuningan menjadi terlihat merah.
Nah, gerhana matahari sendiri merupakan fenomena ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis. Hal ini menyebabkan matahari tampak seolah-oleh ‘dimakan’ oleh bulan.
Mengapa gerhana matahari ini menjadi perbincangan? Bahkan membuat para ahli astronomi, fotografer, bahkan turis berbondong-bondong pergi ke lokasi terbaik untuk melihat gerhana matahari?
Ada beberapa alasan untuk itu. Yang pertama, jika dibandingkan dengan gerhana bulan, gerhana matahari, terutama gerhana matahari total (ketika matahari sepenuhnya tertutup bulan) hanya berlangsung sekitar dua menit saja. Padahal gerhana bulan berlangsung selama beberapa jam.
Alasan kedua ialah terbatasnya lokasi untuk melihat gerhana matahari ini. Berbeda dengan gerhana bulan yang dapat disaksikan di tempat manapun, asalkan malam hari; gerhana matahari hanya dapat disaksikan di tempat tertentu saja. Inilah sebabnya, orang-orang di Amerika Serikat heboh. Gerhana matahari terjadi di Amerika terakhir kali pada tahun 1979. Wow, lama sekali ya!

Walaupun terpisah jarak yang amat jauh, matahari merupakan keberadaan yang penting bagi kita yang tinggal di bumi. Namun masih banyak hal-hal yang belum diketahui dari matahari. Gerhana matahari ini menjadi moment penting bagi para peneliti matahari. Salah satunya ialah untuk meneliti korona, yaitu bagian luar dari atmosfer matahari yang dalam keadaan normal biasanya tertutupi oleh silaunya fotosfer.
Nah, apakah kalian juga tertarik untuk menjadi peneliti matahari?
Kalian bisa mengawali dengan belajar matematika di Risshikan
Di Risshikan, kita akan belajar matematika dengan metode dari Jepang yang inovatif, efektif, dan menyenangkan.
Saat ini Risshikan sedang mengadakan promo Back to School, lho!
Bahkan masih ada diskon menarik lainnya!
Segera mendaftar ya 😉

Igo
Igo

Selamat sore, Semuanya!

Apakah kalian sudah punya rencana untuk akhir pekan kali ini?
Siapa di antara kalian yang ingin main sepuasnya?
Apakah kalian sudah bosan dengan permainan yang itu-itu saja?
Pernahkah kalian mendengar permainan bernama “igo”?
Permainan igo ini merupakan salah satu permainan tradisional Jepang yang kini telah tersebar luas di dunia. Jika kalian pernah mendengar atau memainkan catur, secara umum, permainan igo ini sedikit mirip dengan catur. Keduanya sama-sama merupakan permainan strategi dengan menggunakan bidak di atas papan. Bidak-bidak juga dibagi menjadi dua warna, yaitu warna hitam dan putih.
Bila permainan catur dimainkan dengan menggerakkan bidak, maka permainan igo dimainkan dengan meletakkan bidak satu per satu secara bergantian dengan lawan untuk mengurung bidang lawan. Bidak yang diletakkan tidak boleh dipindahkan, kecuali bidak tersebut terkurung oleh bidak lawan sehingga harus dikeluarkan dari bidang permainan.
Permainan igo ini tidak mengenal batas usia. Bahkan di Korea, permainan igo telah diajarkan di taman kanak-kanak karena permainan ini melatih keseimbangan otak kanan-kiri, kreativitas, dan menguji kesabaran pemain.
Tidak hanya itu, permainan igo ini juga kerap digunakan dalam bidang matematika, misalnya dalam penemuan bilangan surreal oleh John H. Conway.

Nah apakah kalian juga ingin mencoba permainan ini? Ketika minta ke orang tua kalian untuk membeli peralatan igo, jangan lupa sampaikan juga ya kalau Risshikan ada promo Back to School! Bagi kalian yang kesulitan matematika, Risshikan akan membantu kalian dengan mengajarkan matematika metode Jepang! Selama masa promo, ada potongan harga lho! Kalian bisa belajar matematika metode Jepang hanya dengan Rp 250.000,00 saja, bahkan masih ada diskon tambahan jika kalian mendaftar bersama saudara atau teman!
Segera kemari ya!

Matematika itu Penting!
Matematika itu Penting!

Selamat siang, Semuanya!

Bagaimana hari-hari pertama kembali ke sekolah? Sudah mulai banyak PR dan tes? Di antara bermacam-macam mata pelajaran, siapa di antara kalian yang kesulitan dan benci matematika? Padahal matematika itu sangat penting lho dalam kehidupan kita!
Matematika berasal dari bahasa Yunani máthēma (μάθημα) yang berarti ‘pengetahuan’, ‘belajar’, ‘mengetahui’, ‘sesuatu yang dipelajari’ . Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan dasar yang harus kita kuasai. Misalnya kaliah membeli makanan di kantin, supaya kalian tidak tertipu oleh penjual, kalian harus bisa menghitung selisih antara uang yang kalian miliki dan harga makanan yang dijual. Lalu, tahukah kalian bahwa internet merupakan salah satu hasil dari penggunaan matematika?
Media sosial, blog, situs berita yang selama ini kita nikmati merupakan bentuk penerapan dari matematika yang selama ini kalian takuti.

Nah, bagi kalian yang masih benci dan kesulitan dengan matematika, Risshikan memiliki solusi!
Di Risshikan, kalian akan belajar matematika dengan menggunakan metode Jepang yang inovatif dan menyenangkan!
Ditambah lagi, dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Risshikan ada promo “Back to School’, yaitu promo biaya kursus hanya Rp 250.000,00 saja! Bahkan masih ada diskon lain yang menanti kalian!
Tunggu apa lagi? Segera datang kemari ya!

Asal Mula Rasa Enak
Asal Mula Rasa Enak

Selamat malam, Semuanya!

Ketika kalian makan, pernahkah kalian bertanya-tanya, dari manakah rasa “enak” yang dirasakan lidah itu datang?
Tersebutlah seorang ahli kimia asal Jepang bernama Ikeda Kikunae. Pada suatu hari, ia merasa janggal akan sup yang sedang diminumnya. Ia merasa supnya tersebut terasa lebih enak daripada biasanya. Ia mengaduk-aduk sup tersebut, lalu menemukan konbu (semacam rumput laut). Dari sanalah ia curiga bahwa konbu merupakan penyebab rasa supnya menjadi lebih enak.
Di kemudian hari, Ikeda berhasil mematenkan penemuannya akan asam glutamat dan monosodium glutamat yang kini kerap digunakan sebagai penyedap rasa dalam masakan. Saat itu sudah dikenal bahwa indera perasa manusia dapat mengenali lima rasa, yaitu: manis, asin, pedas, asam, dan pahit. Ikeda kemudian mematenkan istilah “umami”, yaitu gabungan dari kelima rasa tersebut. Umami inilah yang dihasilkan oleh monosodium glutamat.
Tidak sampai di situ, Ikeda Kikunae juga berhasil menemukan cara untuk mengekstrak umami dari bahan makanan lain seperti beras dan kacang kedelai. Ajinomoto, perusahaan pembuat penyedap terbesar didirikan berdasarkan penemuan Ikeda ini.

Saat ini, tanggal berdirinya Ajinomoto dirayakan sebagai “Hari Bumbu Penyedap Umami” atau “Umami Choumiryou no Hi”.
Hasil penemuan Ikeda yang berawal dari hal sederhana ini sangat berharga dan digunakan hingga kini.
Nah kalian pasti juga ingin menjadi orang yang pandai dan sukses seperti Ikeda Kikunae ini kan.
Sebelum belajar kimia, kalian harus menguasai matematika dulu. Masih merasa kesulitan dengan matematika? Risshikan punya metode Jepang yang bisa menjadi solusi kesulitan kalian
Ditambah lagi, saat ini Risshikan sedang ada promo Back to School lho! Biaya kursusnya menjadi Rp 250.000,00 saja dan masih ada tambahan diskon!
Segera mendaftar ya 🙂

Kubus Rubik
Kubus Rubik

Selamat malam, Semuanya!
Pernahkah kalian bermain dengan Kubus Rubik?

Bagi kalian yang belum pernah tahu, Kubus Rubik (Rubik’s Cube) ialah sebuah kubus terdiri dari enam sisi dengan warna yang berbeda-beda satu sama lain. Satu sisi itu terbagi lagi menjadi sembilan kotak yang lebih kecil. Kotak-kotak itu terhubung oleh poros di tengah. Permainan dilakukan dengan cara menyusun agar setiap sisi terdiri dari kotak dengan warna yang sama.
Nah, apakah kalian tahu dari mana asal permainan ini?
Permainan ini diciptakan oleh Ernő Rubik, seorang profesor bidang Arsitektur dari Hungaria. Permainan ini pada awalnya diciptakan oleh Rubik untuk menjawab teka-teki “Mungkinkah ia memindahkan satu bagian tanpa merusak hubungan bagian-bagian lain?”. Kubus Rubik ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1977 dengan nama “Magic’s Cube” atau ‘Kubus Ajaib’, tetapi pada tahun 1980, diluncurkan kembali dengan nama “Rubik’s Cube” atau ‘Kubus Rubik’. Hingga kini, Kubus Rubrik merupakan salah satu permainan terlaris di dunia.
Ada beberapa kompetisi terkait dengan permainan Kubus Rubrik. Salah satunya ialah kompetisi adu cepat menyusun Kubus Rubrik. Saat ini rekor penyusunan tercepat dipegang oleh Collin Burns dari Amerika Serikat yang mampu menyusun kubus dalam waktu 5.25 detik pada tahun 2015.

Tahukah kalian bahwa Kubus Rubrik ini memilik hubungan erat dengan Matematika?
Konon kubus Rubrik ini sering digunakan dalam proses pembelajaran fisika dan matematika abstrak.
Bahkan dari permainan ini, Hungaria sebagai negara asal dapat bangkit dari keterpurukan ekonomi, lho!
Tidakkah kalian ingin mencoba memainkan Kubus Rubrik ini?
Jangan lupa juga ya, kalau Risshikan Mathematics ada promo “Back to School”, kalian bisa mengikuti kursus Matematika dengan metode Jepang hanya Rp 250.000,00 saja!
Bahkan, masih ada diskon tambahan jika kalian mendaftar bersama saudara atau teman.
Kami tunggu kedatangan kalian, ya 😉

Polymath
Polymath

Selamat sore, Semuanya!
Pernahkah kalian mendengar kata “polymath”?
Apakah ada hubungannya dengan matematika (math)?

Polymath ialah sebutan bagi seseorang yang memiliki kemampuan atau ilmu pengetahuan secara mendalam di berbagai bidang. Disebut juga “universal man” dalam bahasa Inggris, sementara dalam bahasa Jepang disebut hakugakusha (博学者). Sepanjang sejarah manusia, terdapat beberapa orang yang diberi julukan polymath dan masih terkenal hingga kini.
Salah satunya ialah Leonardo da Vinci. Beliau memang dikenal sebagai pelukis Monalisa, tetapi ia juga seorang pemahat, arsitek, ahli botani, ahli anatomi. Beliau juga memiliki kemampuan dalam bidang matematika dan sastra.
Contoh polymath lain ialah Al-Biruni dari Persia. Beliau memiliki pengetahuan luas dalam bidang fisika, matematika, serta ilmu alam lainnya. Al-Biruni juga menguasai beberapa bahasa sekaligus. Antara lain Khwarezmian (bahasa kuno daerah Iran), Persia, Arab, Sansekerta, Yunani, dan lain sebagainya.
Pada masa kini, jarang sekali ada orang yang disebut “polymath”. Salah satunya ialah karena kemudahan akses akan informasi mengenai apapun.

Nah, kita tidak boleh kalah dari orang-orang zaman dahulu yang bisa menjadi polymath di kala kemajuan teknologi informasi tidak secanggih sekarang. Justru karena kita bisa mengakses segala informasi dan pengetahuan dengan mudah, kita harus menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperkaya diri kita dengan ilmu sebanyak-banyaknya.
Nah, jika kalian merasa terbentur ketika belajar, terutama ketika belajar Matematika, kalian bisa ke Risshikan! Di sini kita akan belajar matematika bersama-sama dengan cara yang menyenangkan sehingga kalian tidak merasa kesulitan lagi dengan matematika.
Menyambut tahun ajaran baru, Risshikan juga ada promo diskon harga kursus menjadi Rp 250.000,00 saja! Bahkan, ada diskon tambahan jika kalian mendaftar bersama saudara atau teman 🙂

Segera hubungi kami ya!
RISSHIKAN INDONESIA
Kursus Bahasa Jepang dan Matematika
Jl. Ngagel Jaya Selatan
Ruko RMI Blok L-34
SURABAYA
☎ 031 5015669
📱0822 300 600 92
Buka
Hari Senin – Sabtu
Jam 10.00 – 19.00
Facebook :
Risshikan Seminar
Risshikan Mathematics
🌐 www.risshikan.co.id

Golongan Darah
Golongan Darah

Selamat siang, Semuanya!
Apakah kalian pernah mendengar istilah “Golongan Darah”?
Apa itu “Golongan Darah”?
Siapa penemu “Golongan Darah”?
Jadi apa itu “Golongan Darah”?

Sistem golongan darah ialah sistem pembagian darah berdasarkan antibodi dan antigen yang terkandung di dalamnya.
Tersebutlah seorang ahli biologi dan fisiologi bernama Karl Landsteiner. Landsteiner yang lahir di Wina, 14 Juni 1868. Semasa hidupnya, Landsteiner berhasil melakukan beberapa penemuan penting yang sangat bermanfaat bagi kita. Salah satu penemuannya yang terpenting ialah penemuan mengenai aglutinin dan faktor Rhesus (Rh) yang kemudian menggolongkan darah menjadi empat golongan besar, yaitu golongan darah A, B, O, dan AB pada tahun 1909. Penemuan besar ini kemudian menjadikan proses transfusi darah dapat dilakukan dengan aman sehingga banyak orang yang dapat terselamatkan.
Selain golongan darah, Landsteiner bersama Constantin Levaditi dan Erwin Popper menemukan virus Polio pada tahun 1911.
Berkat penemuan dan dedikasinya terhadap ilmu Fisiologi, Karl Landsteiner memperoleh penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1931.

Nah, kira-kira, apa golongan darah Kalian?
Sembari bertanya kepada orangtua, sampaikan juga ya bahwa promo harga spesial Risshikan Mathematics diperpanjang hingga bulan Juni, lho!

Bilangan Fibonacci
Bilangan Fibonacci

Selamat sore, Semuanya!
Bagaimana akhir pekan Kalian? Semoga menyenangkan ya!

Untuk sedikit menyegarkan ingatan kalian, coba jawab pertanyaan ini!
Berapakah:
0+1 ?
1+1 ?
1+2 ?
Tentunya Kalian bisa menjawab pertanyaan di atas dengan mudah ya?
Masing-masing ialah 1, 2, dan 3. Nah, apakah Kalian menyadari sesuatu? Memang jawaban dari pertanyaan tersebut berurutan, tetapi apakah Kalian tersebut juga menyadari bahwa jawaban dari pertanyaan sebelumnya menjadi bagian dari pertanyaan soal berikutnya?

Nah, sore ini Sensei ingin bercerita sedikit mengenai bilangan Fibonacci (FIbonacchi Numbers).
Apa itu bilangan Fibonacci? Bilangan Fibonacci adalah deret bilangan berulang yang tersusun dari penjumlahan 2 bilangan sebelumnya.
Rangkaian pertama bilangan Fibonacci ialah: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, ….
Ada juga yang mengawali deretan ini dari 0.
Nah, deretan angka ini dipopulerkan oleh Leonardo de Pisa, seorang matematikawan asal Italia pada tahun 1202. Ia disebut juga Fibonacci yang merupakan singkatan dari ‘filius Bonacci’ (‘Putra dari Bonacci’). Fibonacci menuliskannya dalam buku berjudul Liber Abacci, namun sebenarnya deretan bilangan ini sudah ada dalam matematika India.
Bilangan Fibonacci merupakan salah satu penemuan terbesar dalam Matematika dan memiliki peran penting tidak hanya dalam bidang Matematika saja, tetapi juga dalam bidang Komputer untuk penulisan bahasa pemrograman. Bilangan Fibonacci juga dapat ditemukan di alam, melalui jumlah cabang pohon, jumlah kelopak bunga, dan lain sebagainya.

Wow, ternyata Matematika sangat dekat dengan kehidupan kita ya!
Karena itulah, belajar Matematika sangat penting.
Di Risshikan, kita bisa belajar Matematika dengan menyenangkan, dan menjadi menyukai Matematika.
Ditambah lagi, promo harga spesial Risshikan Mathematics diperpanjang lho~

Gemini IV
Gemini IV

Kita sudah memasuki pertengahan tahun. Bagaimana kabar kalian?
Tahukah Kalian, bahwa Juni 1965 silam, Amerika Serikat meluncurkan pesawat ulang alik ke luar angkasa? Apa yang istimewa dari peluncuran ini? Pada 3 Juni 1965 silam, NASA meluncurkan pesawat mereka yang bernama Gemini IV ke luar angkasa, dengan membawa 2 orang awak, yaitu astronot James McDivitt dan Edward H. White. Pesawat ini mengelilingi bumi sebanyak 66 kali dalam 4 hari.
Keistimewaan dari peluncuran ini ialah pertama kalinya astronot Amerika melakukan aktivitas di luar pesawat, yaitu spacewalk. Melayang-layang di angkasa selama 20 menit, tentunya dengan mengenakan peralatan pengaman.
Sebenarnya, proyek peluncuran Gemini IV ini pada awalnya bertujuan untuk bertemu dengan satelit Titan, namun karena terganjal masalah teknis dan navigasi, McDivitt memutuskan untuk memenuhi target berikutnya, yaitu Extravehicular Activity (EVA). White memenuhi target dengan melakukan space walk selama 20 menit.

Selain itu, penerbangan ini juga memberikan kesempatan untuk menguji penggunaan sextant dalam navigasi luar angkasa. Sextant dapat dipahami sebagai alat penunjuk arah yang mengukur sudut di antara dua objek. Sextant ini utamanya digunakan untuk mengukur sudut antara objek luar angkasa dengan cakrawala. Hasil pengukuran dari sextant ini dapat digunakan untuk menghitung posisi. Misalnya posisi matahari ketika siang.
Gemini IV kembali ke bumi pada 7 Juni 1965. Meskipun pada prosesnya mereka sempat terkendala masalah komptuer yang error, mereka berhasil mendarat dengan selamat di bumi. Pendaratan mereka meleset sekitar 80 km dari titik pendaratan tujuan, namun mereka segera ditolong oleh kapal USS Wasp.
Penerbangan Gemini IV dan aktivitas mereka kemudian diperingati dalam bentuk peluncuran perangko pada tahun 1967.
Nah, Kalian tentunya juga ingin kan bisa seperti astronot McDivitt dan White, bisa berjalan-jalan di angkasa.
Kalian bisa mewujudkan mimpi tersebut, salah satunya diawali dengan belajar rajin, terutama bidang matematika.
Tidak suka matematika? Tenang saja, Sensei bisa membantu 🙂

Di Risshikan, kita akan bersama-sama belajar Matematika dengan menggunakan metode Jepang. Dengan menggunakan metode ini, Kalian akan dipermudah memahami matematika sehingga Kalian bisa menjadi menyukai matematika!
Tambahan, promo harga spesial Risshikan masih diperpanjang hingga bulan Juni, lho!
Segera mendaftar ya~

Thinking Outside the Box
Thinking Outside the Box

Pernahkah kalian mendengar frase “thinking outside the box”?

Frase dalam bahasa Inggris ini dapat dimaknai “berpikir secara kreatif”. Asal-usul frase ini masih menjadi perdebatan, namun frase ini terkait dengan teka-teki topografis, “nine dots puzzle”. John Adair menyatakan sebagai penggagas teka-teki ini pada tahun 1969, namun sebenarnya “Nine Dots Puzzle” sudah muncul jauh sebelum itu.
Nah, apakah kalian tahu apa isi teka-tekinya?
Jika kalian memperhatikan gambar berikut, ada sebuah gambar berisi 9 titik. Teka-teki “Nine Dots Puzzle” meminta kalian untuk menghubungkan sembilan titik tersebut dengan 4 buah garis, dan kalian tidak boleh memutus garis selama menghubungkan titik-titik tersebut. Dengan kata lain, keempat garis penghubung itu harus digambar dalam satu kali tarikan.
Sebenarnya teka-teki ini cukup mudah untuk dipecahkan, dengan cara menarik garis hingga melewati titik-titik luar. Namun kebanyakan orang terpaku bahwa mereka tidak boleh melebihi ‘batas’, melewati ‘wilayah yang ditandai titik’. Batas inilah yang disebut “box” atau “kotak”. Kotak yang membatasi pikiran kita.
Nah, bagaimana cara Kalian memecahkan teka-teki ini?